Pemkot Denpasar-Pemkab Klungkung memperkuat pengendalian inflasi

Situs – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkot) Klungkung, Bali menandatangani kesepakatan bersama untuk memperkuat kerja sama pembangunan antardaerah yang fokus pada upaya pengendalian inflasi.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Denpasar, Selasa, mengatakan kerja sama ini sebagai komitmen bersama untuk menjaga kestabilan ekonomi di Bali.

“Dengan mengendalikan inflasi, kami berharap menciptakan lingkungan kondusif bagi pertumbuhan usaha, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata dan pusat ekonomi,” ujarnya.

Sebagai Ibu Kota Provinsi Bali, Jaya Negara berharap Kota Denpasar dapat menjadi hub untuk aktivitas yang meningkatkan nilai tambah dan produk di daerah-daerah kabupaten lainnya di Bali.

Penandatangan kerja sama dilakukan Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan Plt Bupati Klungkung I Made Kasta secara terpisah di kantor masing-masing.

Kesepakatan tersebut menetapkan komitmen untuk memperkuat sektor pertanian dan industri lokal guna mengendalikan inflasi di daerah.

Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Klungkung akan saling mendukung untuk meningkatkan kualitas produksi pertanian dan mendorong pengembangan industri lokal yang berkelanjutan.

“Kerja sama ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor produk pertanian, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendukung pariwisata, kebudayaan, perdagangan, dan industri di kedua daerah,” katanya.

Selain itu juga diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan daya saing daerah melalui sinergi pengembangan riset dan inovasi daerah, sekaligus berupaya untuk bahu membatu di dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus menanggulangi bencana di daerah.

Sementara itu Plt Bupati Klungkung I Made Kasta mengatakan melalui kerja sama ini diharapkan saling mendukung dan menciptakan sinergi positif antara Kota Denpasar dan Kabupaten Klungkung dalam memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada di masing-masing daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam konteks pelayanan prima.

“Kami berharap kerja sama ini dapat melaksanakan efektivitas penyelenggaraan pelayanan publik, optimalisasi sumber daya, pertukaran informasi, dan sinergi dalam pengembangan wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *